pemirsa

Kamis, 07 Desember 2017

Aku Dan Dia Yang Berbeda

Tentang aku dan dia yang berbeda. Tentang sebuah hubungan yang ada, tapi tidak berjalan kemana-mana. Aku dan dia di satukan oleh cinta tapi keyakinan kita berbeda. Percayalah, aku mencintai dia. Tapi aku juga mencintai penciptaku. Tak mungkin kalung tasbihku bersatu dengan kalung salibnya

Jika aku dan dia berbeda, kenapa kita saling punya rasa. Mungkin Tuhan mengujiku, apakah aku memilih Tuhanku atau memilihnya. Tapi Aku memilih Tuhan ku dan aku mencintainya.

Ku ingat malam itu aku dan dia sama-sama berdoa. Ku tengadahkan tanganku dan dia melipat tangannya. Aku dan dia berdoa dengan tujuan yang sama. Agar aku dan dia bisa bersatu. Tapi dogma Agama jelas adanya. Aku dan dia tak bisa melawan. hanya bisa merelakan.
Sekeras apapun aku dan dia melawan, aku dan dia tak akan benar-benar menjadi kita. Yang ada hanyalah aku dan dia yang berbeda.

Tuhan aku mencintai dia. Dia yang berkalung salib. Dia yang suka memarahiku ketika aku lupa pada Mu. Dia memang sederhana tapi aku mencintanya. Aku mencintai dia. Dia yang suka mendoakan ku dengan caranya.

Tapi Aku dan dia sadar. Cinta ini tak bisa di paksakan. Cinta ini terbentur dinding perbedaan. Meski aku dan dia terlanjur saling punya rasa, tapi  Tuhan punya rencananya sendiri untuk aku dan dia yang berbeda.

Aku dan dia bukan Istiqlal dan katedral, yang di takdirkan berdiri berhadapan namun tetap harmonis dengan perbedaan. Aku dan dia hanyalah dua manusia yang saling mendoakan, yang tak bisa bersatu karena Tuhan.

Karena aku di masjid dan dia di greja.

Minggu, 03 Desember 2017

Tips LDRan



LDR atau Long Distance Relationship. Itu loh, pacaran jarak jauh. Ya! Kalian pasti pernah mengalaminya. Saya dulu juga pernah ngalamin pacaran jarak jauh. Ya! Saya di Ponorogo, sedangkan pacar saya di Bikini Bothom. Ya!
Menjadi pelaku LDR itu harus mempunyai mental yang kuat agar hubungan ga putus di tengah jalan. Karena hubungan ini terpisah jarak dan waktu.. *asik* ga setiap hari kalian bisa bertemu sama pasanganm kalian. Namanya juga hubungan jarak jauh. Kadang ketemunya bisa sebulan sekali, atau setahun sekali, bahkan ada juga yang ketemunya kaya nungguin munculnya gerhana matahari, 70 tahun sekali!
Hubungan bisa di katakan LDR itu, jika kalian terpisah jarak sama pasangan kalian. Seberapa jauh sih jaraknya?, kita sepakati dulu. Kata Pak Irvan Karta. Diameter bumi itu 12,472 km. Ga besar-besar amat. Jika kita hitung dengan.. πr², keliling = 2πr . Itu jatuhnya cuma 20.000 km. Sebagai bayangan, 20.000 km itu sama dengan jarak dari Jakarta ke Jogja, lewat Bulgaria!. Nah!
Tapi kids jaman now beda tempat ngopi aja bilangnya LDR. Drama!
Sebagai salah satu manusia yang pernah ngalamin LDR, saya bakal kasih tips agar hubungan kalian awet walaupun LDR.
Tips yang pertama!

1. MENJALIN KOMUNIKASI.
Yaiyalah. Sesibuk apapun kalian jangan lupa saling memberi kabar. Misal Chat atau Video call. Hal itu bisa membuat pasangan anda merasa spesial sehingga tidak ada kecurigaan di antara kalian. Tapi jangan sering-sering juga ngasih kabar. Seperti kopi-lah, kalo kebanyakan gula,  bukan manis tapi diabetes. Intinya jangan berlebihan.

2.MEMILIKI TUJUAN.
Kalian harus memiliki tujuan dan mau di bawa kemana hubungan kalian itu. Tentukan hubungan kalian kearah yang lebih serius. sehingga dapat memotivasi diri sendiri untuk tetap yakin menjalani hubungan walaupun memiliki jarak. Yang penting niat dulu untuk serius. 

3.SALING TERBUKA DAN JUJUR.
sama seperti pacaran biasa. Dalam menjalin hubungan kita harus terbuka sama pasangan kita. Jika ada masalah, coba saling jujur dan memecahkan masalah secara bersama. Jangan main hakim sendiri. Kalo rame-rame boleh lah.

4.JANGAN DENGARKAN GOSIP NEGATIF.
kalo orang jawa bilang 'ojo percoyo karo jarene' . Ya. Orang lain boleh bilang kalo pasanganmu di luar sana bla bla bla.. tapi hubungan itu kamu yang menjalani. Jadi kamu lebih percaya sama siapa? Jarene?

5.MANFAATKAN WAKTU SAAT SENDIRIAN.
yang menyiksa saat punya pasangan jauh adalah ketika kita bete sendirian. Apa lagi  pas malam minggu. Ketika yang lain kencan kita pelaku LDR cuma bisa bakar menyan. Meskipun seperti itu jangan sampai kalian berfikir untuk menyudahi hubungan kalian itu. Jika bete sendiri mungkin kalian bisa mengisi kesendirian dengan sesuatu yang ber faedah. Membagun kost-kostsan misalnya.

6.SELALU YAKIN DENGAN HUBUNGAN YANG KALIAN JALANI.
Ya!. Kunci dari hubungan jarak jauh adalah.. 'SENG PENTING YAKIN!'
Hmmm. Itulah tipsnya. Kalian bisa menerapkannya dalam hubungan jarak jauh kalian. Saya menerapkan tips ini dalam hubungan saya. Dan meski terhalang jarak yang jauh, hubungan saya dan pasangan says bisa bertahan selama satu bulan. Bukan! Bukan tipsanya ga efektif, tapi karena saya yakin dan pasangan saya ga yakin. So sad.
Sekian tips dari saya, semoga bisa membantu...
.
.
.membantu kalian cepet putus!

Jumat, 01 Desember 2017

Nikahan Sepupu

Helo, helo, helo... saya kembali lagi. Oke! Setelah sekian lama blog ini saya tinggal. Soalnya saya sibuk (sok sibuk). Ya!

Blog ini tak terurus. Padahal saya sudah niati se'enggaknya seminggu sekali untuk nulis blog. Tapi, wong ya saya ini muales untuk nulis ya. Pftttt!.

Jadi ceritanya kemarin itu sepupu saya nikah. Jadi dirumah itu ruepot. Setiap saya mau buka laptop buat nulis blog, selalu disuruh-suruh sama mbah saya. Apa lagi semua keluarga besar pada ngumpul. Setiap kali mau buka laptop lagi, para keponakan pada bilang 'Mas Wahyu, pinjem laptopnya, Mau main game' SAK KAREPMU LE!. Makanya saya jarang update ini blog!

Tapi kalo keluarga besar kumpul seperti ini enak. Soalnya rame. Apa lagi ada anak-anak kecil. Soalnya saya seneng sama anak kecil. (Tapi saya bukan pedofil). Kalo lihat anak-anak kecil itu pada berlarian kesana kemari dan tertawa itu nyenengin. Apa lagi kalo lagi rebutan mainan. Lucu.
Tapi saya paling sedih kalo si Kemot kucing saya di jadiin mainan. Di seretin kesana kemari tapi si kemot ga tertawa. Ya iyalah di siksa kaya gitu mana bisa si kemot tertawa. Mana si kemot diem aja lagi di perlakuin kaya gitu. Saya coba mengadu ke mbah saya. Mbah saya malah ngomong..

"Namanya juga anak kecil, le. Ben sak seneng e"

Asem.

Acara resepsi nikahan sepupu saya dimulai pukul 14:00. Saat acara resepsi hujan turun agak lebat. Padahal udah di panggilin pawang hujan. Bukanya apa-apa, Yang kasian para undanganya, mereka ga duduk di kursi tapi duduk di sampan. Soalnya banjir. Bahkan mempelai laki-lakinya dateng naik bannana boats. Saat hujan itu acara jadi kacau. Bakso buat undangan yang tadinya berkuah kaldu jadi berkuah air hujan. Es buah yang tadinya warnanya merah jadi bening karena ketambahan air hujan juga. Untung tukang sound ga kesetrum soalnya banyak kabel yang terkelupas takut-takut kalo konslet. Kan ga lucu pas acara dimulai tiba-tiba gensetnya meledak. Dan acaranya selesai pukul 16:40. Harusnya selesai pukul 15:30. Gara-gara mempelai prianya datengnya agak molor. Pas acaranya selesai hujan juga berhenti. Tau gini acaranya di mulai pukul 16:40 aja biar acaranya ga kacau. Ya begitulah. Kita tidak bisa melawan alam.

Tapi yang penting acaranya berjalan lancar.. walau sedikit kacau gara-gara hujan. Tapi setelah itu banyak juga saudara-saudara yang nanya kesaya

"Sekarang giliranmu mas, kapan nyusul"

Saya jawab aja.
"Nyusul kemana?"

"Ya nyusul nikah lah, mas"

Dengan nada datar saya ngomong.
"Konon, neraka di ciptakan untuk orang yang suka nanya 'kapan nyusul"

Saudara saya malah ngomong.
" MATAMU A, MAS"

GILA. SAYA DI MATA MATA IN!

Yoweslah.

Hal yang menyedihkan saat acara resepsi nikahan sepupu saya berakhir adalah, semua saudara juga bakal pulang ke rumahnya masing-masing. Dan semua akan berjalan seperti biasanya lagi. Mbah saya mengurusi ayam-ayamnya lagi.. pftttt.

Jumat, 06 Oktober 2017

Ketika Remot Tv Di Kuasai Diktator!

Saya itu suka sebel kalo lagi nonton tv, remotnya di pegang sama mbah saya. Iya. Soalnya pasti mbah saya liatnya sinetron terus. Kalo sinetronya cuma dilihat buat hiburan sih ga papa. Masalahnya Mbah saya ini suka niruin apa yang ada di dalem sinetron itu. Kemaren waktu jamannya sinetron anak jalanan lagi buming, ayam-ayamnya mbah saya dijual semua katanya buat beli motor ninja 4tak biar kaya si boy. Lah. Sekarang motornya ga kebeli, ayam-ayamnya mbah pada habis dijual. Mbah-mbah aneh.

Terus kalo lagi nonton sinetron itu mbah saya suka teriak-teriak gitu. Emang pemain sinetronya bisa denger! Ya elah mbah. Pernah waktu itu ada adegan pemeran utamanya lagi mau di tabrak mobil. Terus mbah saya teriak..

"Minggir o, Woy! Minggir o. MODYAR KOE SALAH E GA GELEM MINGGIR!"

aneh bangetkan! Ngapain teriak! Padahal di bisikin kan juga bisa denger itu pemainya. (WOY!)

Terus, mbah saya ini apapun sinetronnya, yang di cariin itu pasti si Boy. Iya. Pernah waktu itu saya nonton film Horor, kalo ga salah judulnya pocong 2. Mbah saya juga ikut nonton. Terus dia nanya.

"si Boy Ga ada yo, Le.."

Saya kesel, saya jawab aja.
"Ada mbah"

"Mana?".

"Itu, yang jadi pocong!".
Kemudian kepala saya di jitak pake remot sama mbah saya.

"Ngawurr! Koe ki le."

Iya. Mbah saya ini ngefans sama si Boy. Sampek-sampek anak ayamnya yang baru netes ini juga dikasih nama Boy. Dikasih helm, di pake'in jaket kulit juga. NGAPAIN!.. INI BUKAN ANAK JALANAN!. INI ANAK AYAM!.

Tapi sekarang saya seneng karena Anak jalanan sudah tamat. Gara-gara si Boy meninggal. Tapi saya juga sedih. Pas adegan si Boy meninggal, mbah saya nangis. Saya sedih. Dalam hati saya membatin.. 'Gusti, mbah saya kok kaya orang ga waras gini'. Sinetron di tangisin. Nagapain!.

Setelah tamatnya sinetron anak jalanan. Saya lebih leluasa memeggang kendali atas remot tv. Ya. Saya berhasil mengkudeta mbah saya dari kepemimpinanya memegang kendali atas remot tv yang selama ini di kuasainya. Saya bebas menonton acara kesukaan saya. Yak. Masha and the bear. Tapi, setiap saya nonton Masha, mbah saya selalu langsung nyletuk..

"Acara ga mutu e kok di tonton ta Le.."

"Hla, lucu lo mbah". Ucap saya sambil menyeruput secangkir teh anget.

"Nonton acara ki ya mbok yang bermutu, kaya Rumah uyya"

"Bhikk!" Saya langsung keselek teh anget beserta cangkir-cangkirnya!

Kekuasaan saya memegang kendali atas remot tv tidak bertahan lama. Karena kini ada sinetron baru. Yak. Judulnya anak langit. Dan remot pun di kuasi oleh mbah saya lagi. Saya jadi ga bisa nonton Masha and the bear lagi. Saya cuma bisa berdoa. Semoga Masha ikut main di sinetron anak lagit. Ya. SEMOGA!

Sabtu, 23 September 2017

Mbah-Mbah Pecinta Ayam

Saya itu tinggal di desa sama embah saya. Mbah saya itu hobinya memelihara ayam tapi saya sebel sama mbah saya, soalnya mbah saya ini pilih kasih. Iya. dia lebih sayang sama ayamnya ketimbang sama saya.
Pernah waktu itu saya lagi main bola sampek lupa waktu, sampek Maghrib, sampe subuh ga di cariin. Giliran ayamnya mbah saya yang lagi main bola, belum Asar aja udah dicariin disuruh ngandang! Pilih kasih mbah saya itu!

Mbah saya itu punya tiga ekor ayam jago dan dua ekor ayam betina. Biar keren, ketiga ayam jagonya, sama mbah saya di kasih nama. Yang satu dikasih nama Aliando, yang satu lagi di kasih nama Boy, yang tetakhir dikasih nama Sukamto. Tapi si Sukamto ini sering sakit-sakitan. Akhirnya mbah saya ngadain syukuran untuk mengganti nama si Sukamto ini. Tapi sayang, si Sukamto ini keburu meninggal. Iya. Soalnya si Sukamto di sembelih sama mbah saya untuk di jadiin lauk syukuranya. Miris!

Ayam mbah saya sekarang tinggal empat, ku pegang erat-erat ea (MALAH NYANYI WOY) iya. Jadi ayam mbah saya itu tinggal empat. Tapi ngeselin semua. Iya. Ga bisa liat pintu kebuka gitu. Kalo ada pintu rumah kebuka, langsung deh ayam-ayam mbah saya pada masuk ke rumah dan se-mau-nya sendiri. Iya. Berak sembarangan, Ruang tamu di acak-acak, bikin kopi sendiri, nontonin tv, nonton bokep. Se-mau-nya sendirilah pokoknya! Saking keselnya, saya pergi kedapur ngambil pisau. ayam-ayam mbah saya pada kabur keluar rumah, saya seneng dong.. ga lama kemudian mbah saya dateng, saya dimarahin abis-abisan. Ternyata ayam-ayamnya tadi ngadu ke embah saya. Dasar ayam pengecut!!

Ga cuma disitu mbah saya belain ayam-ayamnya. Jadi setiap musim panen, mbah saya itu selalu menjemur padinya (atau di daerah saya namanya gabah) di depan rumah, biar ga di makan ayam gabahnya harus di tungguin. Dan saya paling ga suka kalo di suruh nungguin gabah. Soalnya pas saya tunggu, mbah saya dan ayam-ayamnya pada ngumpet (BUKAN MAIN PETAK UMPET WOY!!). Iya. Saya ga mau di suruh nungguin gabah. Pernah waktu itu saya tungguin, terus ada ayam mbah saya lagi makanin gabah, saya timpuk aja pake batu terus ayamnya mbah saya pada lari.

Ga lama kemudian kepala saya di jitak sama mbah saya dari belakang. *pltak "Dosa lo, le, nyekso binatang ki"

Saya jawab "hla itu makani gabah lo mbah ayamnya."

"Hla wong cuma dikit kok yang di makan" saya di marahin.

Akhirnya saya diem. Kata-kata mbah saya ada benernya. Kita ga boleh nyakitin binatang. Itu dosa.
Ga lama kemudian ayam-ayam tetangga dateng, langsung nyerbu gabah mbah saya. Ayam-ayam itu ngga cuma ditimpuk pake batu sama mbah saya, tapi juga di lemparin kata-kata kotor, di tombak!, di racun! Di bom! Macem-macem lah. Saya langsung pingsan dengan mulut berbusa waktu itu. Huhhhf, ya seperti itulah embah-embah..

Selain itu juga, mbah saya kalo ada ayamnya yang sakit, itu ga di kasih vaksin, tapi malah di lasih cabe! ngapain! Itu ayam biar perutnya mules? Ngapain!.
Pernah saya tanya..

"Mbah, ayamnya kok di kasih makan cabe?"

"Iyo, le.. biar ayam'e kepedesen, biar keluar keringetnya"

"Terus, mbah.."

"Ya kalo keluar keringetnya kan bisa sehat"

"Sekalian aja, mbah.. disuruh main futsal aja itu ayam, biar keluar keringetnya, mbah!"

Seketika saya jadi pengen mengunyah cabe!

Terus Kalo ayamnya tidak sembuh, sama mbah saya ayamnya di bawa ke tukang sate. Terus tukang satenya curiga..

"Loh, Mbah. Sakit to mbah ayam'e"

Dan pasti.. mbah saya punya pembenaran sendiri..
"Ayam'e ini ndak sakit, Cul.(penjual satenya namanya.. pak Pacul)"

"Kok lemes ngene, mbah?"

"Iku ga lemes, cuma ngantuk ae,"

"Ngantuk?"

"Iyo, soale semalem nontoni bal-balan Barcelona musuh PSGC Ciamis"

Dan begonya lagi.. tukang satenya pasti membeli ayam mbah saya yang sakit itu. Jenius sekali ya mbah saya ini soal urusan marketing. Hmmmm...

Saya pernah di cuci otak sama mbah saya, biar saya lebih rajin mengasih makan ayam-ayamnya. Jadi, mbah saya pernah bilang..

"Le, kalo koe pengen cepet-cepet punya pacar, koe kudu rajin makani ayam pagi-pagi"

"Ora enek Hubungane, mbah-mbah!" Besoknya saya coba.

Setiap pagi saya selalu rajin mengasih makan ayam-ayam embah saya.. dan setelah enam bulan, saya baru sadar perbuatan saya ini ga ada gunanya. Bukanya saya cepet dapat pacar, malah ayam-ayamnya mbah saya pada nambah..  saya sebel kan. Saya buang makanan ayamnya. Ga beberapa lama kemudian, kepala saya di jitak dari belakang sama mbah. Saya ambil lagi makanan ayam tadi dan saya terusin ngasih makan ayam-ayamnya mbah saya. Saya laki-laki lemah. TAMAT

Rabu, 13 September 2017

Cilok Rasa Ban Dalem

Ya! Jadi kemaren saya menontoni acara kuliner di tivi, nah di acara itu lagi bahas soal cilok. Saya langsung ke pengen. Tapi mau beli kok ya ndak ada tukang cilok yang lewat. Saya tungguin kan dari siang sampe malem, sampe-sampe saya dimarahin mbah saya karena lupa ngandangin ayamnya.

"Le, seng kok tungguin itu opo?"  Ucap mbah saya sambil nenteng ayam jagonya.

"Kang, cilok mbah"

"Goblok. Jalan kan lagi ditutup enek nikahan".

Ohiya. saya baru sadar ternyata saya bego. Jalan di depan rumah saya kan lagi ditutup karena ada nikahan. Pantesan tukang ciloknya ga lewat-lewat. Mana saya nungguinya sudah kaya orang ngemis lagi. Bawa mangkuk kecil.

Ga lama kemudian embah saya nyletuk lagi

"Jajal bikin sendiri ngonolo, le"

Dan akhirnya saya langsung OTEWE ke warung beli bahan-bahan untuk membuat cilok.

Berbekal Ilmu sok tauan saya dari Google. Saya beranikan diri membuat cilok sendiri.
Bahan-bahanya saya siapin.
Saya campur tepung kanji sama tepung terigunya, dan begonya. Saya nggak nakar dulu tepungnya. Saya cuek aja.. tapi adonanya encer, saya tambahin tepung kanji lagi soalnya tepung terigunya habis.

Pas adonanya sudah siap, saya nyalain kompor tapi kompornya ga mau nyala.

"Kenapa to, Le?"

"Ini mbah, kompornya ga mau nyala"

Dengan tak berdosanya embah saya ngomong..

"Coba nyalain pake remot"

Lah! Di kira tivi kali! Nyalain kompor pake remot! Kalo saja bukan embah saya, sudah saya timpuk pake adonan cilok! Dasar embah-embah kebanyakan micin!

Setelah saya cari tau ternyata gasnya habis. Yaudah saya copot gasnya, saya tungguin tukang gas di depan rumah. Ga lama kemudian saya ditegor lagi sama embah.

"Nunggu opo neh to, le"

"Nunggu tukang gas, mbah"

"Le, lee... nek goblok ki mbok yo jangan di pupuk"

Setelah itu saya baru sadar. Jalan depan rumah kan lagi ditutup. Saya salah. Ternyata saya yang kebanyakan micin!

Setelah saya kembali dari membeli gas saya terusin membuat cilok tadi. Adonan cilok tadi saya bulat-bulatin. mbah saya juga ikut bantuin tapi bulatan cilok mbah saya besar. Saya tanya kan..

"Mbah, kok besar cilok e"

"Ini cilok yang lagi hits, le. Cilok beranak"

"Ohh.. cilok beranak"

Saya belahkan ciloknya, tapi ga ada isinya. Saya tanya lagi ke mbah saya..

"Mbah, ini kok ciloknya ga ada anaknya"

"Iyo, iki Cilok e lagi mandul"

Lah! Sak karepmu ae wes Mbah, mbah!

Setelah selesai.
Saya masukin bulatan-bulatan tadi ke air yang saya masak tadi.
Pas sudah mateng. Saya seneng dong, saya angkat, saya dinginin. Saya senyum-senyum sendiri. Pas sudah dingin dengan tidak sabar saya cicipin. Seketika senyum saya pudar. Ini cilok kok kaya karet. Ga bisa di kunyah. Mana rasanya asin kebanyakan garam. Batin saya menangis.

Mbah saya dateng.

"Kok awakmu nangis, le? Cilok e sudah mateng apa belom"

"Sudah, mbah" ucap saya sambil sesengguk'an.

Kemudian ciloknya di cicipin sama mbah saya.

"Bang bayik! Iki cilok opo ban dalem! Rasane ra masuk blass! Wes. Di kasih ayam ae, le"

"Enggeh, mbah"

Akhirnya semua ciloknya saya kasih ke ayam-ayamnya mbah saya, untung saya bikinya sedikit. Saya lempar semua ciloknya. Ayam-ayam mbah saya pada rebutan cilok yang rasanya kaya ban dalam itu. Ga lama kemudian ayam-ayam mbah saya pada diem. Saya amatin, ternyata ayam-ayam embah saya, batinya pada menangis!

Selasa, 12 September 2017

Postingan Pertama

Hallo. Ini adalah postingan pertama saya. Ya!.
Jadi ceritanya saya membuat blog baru lagi, soalnya blog yang lama akun-nya ilang gak tau kemana padahal sudah saya kunci stang. Lah! Ini bukan motor woy!

Jadi waktu itu saya lagi seneng-senengnya main C.O.C (sekarang masih seneng juga sih). Maen ga menang-menang akhirnya saya download aplikasi cheat! Biar bisa menang. Nah di situ tertulis 'masukan akun' Dan bodohnya saya masukan akun saya itu. Dan... ilang yah! Rasanya seperti cuci mata pake kuah bakso. Perih!

Semua akun saya hilang! Dari akun Facebook, Bbm, twitter, youtube, Bigo.
Ilang semua. Tapi saya ga terlalu sedih, soalnya saya menganut bahwa semua yang ada didunia ini hanyalah titipan. Ya!

Makanya saya bikin blog baru lagi. Sebenernya sudah dari kemaren-kemaren pengen buat blog baru tapi ya itu muales. Soalnya nanti isi postinganya juga ga penting, kaya ini nih! Lagian saya juga ga terlalu suka menulis. Ngetik sms aja di protes, karena tulisanya jelek. Yah!

Tapi ga papalah yang penting saya punya blog. Ya!.

Ya sudah. Terima kasih!
*cling *ilang